CaraMembuat / Memasang Terminal Listrik. Untuk membuat atau memasang terminal listrik ini tidak terbilang sulit, mari kita bahas langkah-langkahnya: Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Langkah pertama untuk memasang terminal listrik sendiri adalah menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan: Terminal listrik; Kabel listrik ; AC power plug (soket
Rangkaianlistrik dan keunggulan rangkaian pada rumah rumah, energi listrik biasanya digunakan untuk penerangan (lampu pijar, neon), untuk pemanasan (setrika, solder, pemanas nasi), dan dapatt juga untuk pendingin ruangan seperti ac, kipas angin. Baik itu pemasangan instalasi listrik pada rumah tangga ataupun instalasi penerangan pada gedung
8 Membagi instalasi listrik menjadi beberapa bagian. Instalasi listrik rumah tangga sederhana biasanya terbagi menjadi delapan bagian. Setiap jalurnya juga dibedakan berdasarkan fungsi, misalnya satu jalur untuk wifi, dua jalur untuk AC, dan lain sebagainya. Perlu diketahui bahwa satu jalur listrik bisa digunakan maksimal untuk 8 titik stop
Caramemasang instalasi listrik. 12+ tips dan cara menyambung kabel listrik. Langkah awal dalam mempersiapkan pemasangan instalasi listrik adalah anda harus mengetahui denah rumah. Sebaiknya, anda bisa membagi jalur kabel sesuai dengan keperluan saat instalasi listrik rumah. Cara instalasi listrik rumah secara benar.
Vay Nhanh Fast Money. Cara memasang unit indoor ac split, langkah instalasi unit indoor ac split, hal yang diperhatikan dalam menempatkan indoor ac split, pemasangan bracket mounted indoor ac split, duct tape, lobang pemipaan drainase. Dalam melakukan pemasangan unit indoor AC split sebaiknya memperhatikan estetika desain interior, posisi unit ondoor, maupun tinggi unit indoor. Penempatan unit indoor sebisa mungkin memenuhi kriteria estetika yaitu dapat memperindah desain interior ruangan. Dengan demikian selain menjadi penyejuk ruangan, unit indoor juga dapat menambah nyaman karena desain interior ruangan lebih menarik. Jangan menempatkan unit indoor di atas perangkat listrik/elektronik atau di atas tempat tidur. Hal ini dimaksudkan jika terjadi permasalahan pada unit indoor seperti terjadi tetesan air/indoor bocor tidak akan merusak benda yang ada dibawahnya. Selain itu juga pada saat perawatan dapat dilakukan dengan mudah. Pemasangan unit indoor jangan terlalu rendah, ini untuk menghindari unit indoor disentuh oleh anak-anak dan juga agar hembusan udara dapat merata karena hembusan udara ke bawah. Pemasangan unit indoor yang terlalu tinggi dekat dengan plafon juga tidak baik karena sirkulasi udara akan terganggu, dan kesulitan pada saat perawatan ataupun perbaikan unit indoor. Jarak pemasangan unit indoor biasanya terdapat pada buku petunjuk pemasangan. Langkah-langkah pemasangan unit indoor adalah 1. Pemasangan bracket unit indoor mounted. Tempelkan bracket pada dinding dan gunakan skrup atau paku pada lubang bracket pada sisi tengah atas. Pada gambar dicontohkan pemasangan pada papan. Gunakan waterpass untuk mengukur kerataan. Taruh waterpass di atas bracket, gunakan waterpass yang mempunyai magnet agar dapat menempel pada bracket. Putar sedikit bracket agar posisinya rata dengan melihat waterpass. Setelah rata, gunakan skrup/paku untuk mengunci bracket agar tidak bergeser. Setelah bracket terkunci kemudian tambahkan srup/paku pada posisi lainnya. Gunakan minimal lima buah agar posisi bracket kuat. Perhatian, jika memasang AC 2nd bekas cek dulu apakah bracket sesuai atau tidak. Jangan sampai bracket sudah terpasang tetapi tidak cocok dengan unit indoor. 2. Membuat lobang pemipaan. Pada pemasangan pada tembok maka harus dibuatkan lobang pada tembok untuk jalur pemipaan ke unit outdoor dan jalur drainase. Jarak lobang disesuaikan dengan letak pipa dan lobang dibuat miring keluar agar aliran air drainase dapat mengalir lancar. Diameter lobang jangan terlalu besar agar tidak menjadi jalan masuk tikus atau burung. 3. Instalasi kelistrikan unit indoor. Pada unit indoor terdapat dua buah jalur kelistrikan yaitu jalur kesumber tegangan dan jalur ke unit outdoor. Jalur seperti ini berbeda dengan Kelistrikan Unit AC Inverter. Panjang kabel yang digunakan harus disesuaikan dengan letak sumber tegangan dan unit outdoor. Pasang sambungan pada konektor dengan Sambungan Kabel Yang Baik dan Benar. 4. Balut pipa, kabel, dan drainase menggunakan pembalut duct tape. Gabungkan pipa, kabel, dan saluran drainase menjadi satu kemudian balut menggunakan duct tape. Duct tape ini terdapat dua jenis yaitu lengket dan tidak lengket. Jangan lupa tutupi lubang pipa menggunakan duct tape, isolasi atapun plastik agar kotoran tidak dapat masuk. 5. Pasang unit indoor pada bracket mounted. Pasang unit indoor pada bracket dengan cara menggantungkannya. Setelah unit indoor tergantung, geser sedikit ke arah kiri dan kanan untuk memantapkan kedudukan unit indoor. Demikian artikel tentang pemasangan unit indoor AC split. Pemasangan unit indoor merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam pemasangan unit AC split. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. “Selalu Ada Pelajaran Dibalik Setiap Kejadian. Jangan Menganggap Masalah Sebagai Musibah Tetapi Carilah Hikmah Dan Jangan Menyerah”
Arsitek Indo Kontraktor – Bagi Anda yang sedang baru saja menempati rumah baru, dan akan memasang AC diruangan rumah Anda. Anda perlu perhatikan beberapa tips yang akan kami bagikan kepada Anda semua. Nah berikut cara memasang AC dengan benar 6 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang AC 1. Cek Instalasi Listrik di Rumah Anda Kenapa perlu mengecek instalasi sebelum pasang AC? Alasannya adalah usia instalasi listrik di rumah anda mempengaruhi kinerja AC. Cek instalasi listrik rumah anda, via kompas AC sendiri merupakan barang elektronik yang memakan daya besar ketika pertama kali dinyalakan. Oleh karena itu apabila usia instalasi listrik di rumah anda sudah di atas 10 tahun, maka ada baiknya anda gunakan jasa tukang listrik untuk mengeceknya. 2. Perhatikan PK Memperhatikan PK sebenarnya seharusnya dilakukan sebelum anda membeli AC. PK atau satuan kapasitas pada AC harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Semakin besar PK, maka akan semakin besar juga daya listrik yang digunakan. Oleh karena itu, sesuaikan ukuran ruangan anda dengan kapasitas AC. Sebagai contoh untuk AC dengan kapasitas 1/2 PK maka bisa digunakan untuk luas ruangan 10 m2, 1 PK bisa digunakan untuk luas ruangan 18 m2, dan seterusnya. 3. Inverter? Perhatikan juga budget yang anda miliki. Apabila anda memiliki budget lebih anda bisa pertimbangan membeli AC yang dilengkapi dengan teknologi inverter. Gambar Grafik AC Inverter, via Google Terutama untuk ruangan tertutup, AC inverter sangat cocok, karena pada ruangan tertutup jarang akan terjadi perubahan suhu yang mendadak. Namun, jika anda akan menggunakan AC pada ruangan terbuka, anda bisa gunakan AC non inverter. 4. Tutup Lubang pada Ruangan Sering mendengar kalimat “tutup kembali, ruangan ber-ac”. Kalimat tersebut bukan tanpa alasan. Memang ketika ruangan tertutup, AC akan lebih efektif dalam mendinginkan ruangan. Oleh karena itu disarankan pada anda untuk menutup lubang ventilasi dengan karton atau plastik. 5. Perhatikan Peletakan Unit AC Hindari peletakkan unit AC di atas pintu, dan untuk menghindari getaran, jangan pasang unit AC indoor dan outdoor pada dinding yang sama. 6. Perhatikan fitur pada AC Ketika memilih AC perhatikan juga fitur-fitur yang ada pada AC, anda bisa gunakan AC dengan fitur yang membuat udara menjadi bersih dan sehat. Contohnya seperti fitur plasmacluster, plasmafilter, nanoe-G dan fitur-fitur lainnya. 6 hal tersebut merupakan beberapa yang perlu diperhatikan sebelum anda memasang AC di rumah. Intinya sesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda dan kemampuan anda. Setelah tahu apa yang dipersiapkan sebelum memasang AC. Apa saja sih peralatan yang dibutuhkan untuk memasang AC? Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan Untuk Pasang AC Unit indoor dan outdoor AC Gergaji lubang 2 Kunci pas Pengikat untuk kabel Pompa vakum Waterpas Bor dan mata bor Jangkar plastik Sekrup Penutup dan selotip Pengikat Busa puliuretan mengembang MCB Duct tape Itu tadi merupakan 14 alat dan bahan utama untuk persiapan pemasangan AC. Siapkan semua bahan diatas. Selanjutnya adalah memulai proses pemasangan AC. Langkah-Langkah Pasang AC 1. Tentukan Lokasi Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tempat pemasangan AC, baik itu unit outdoor maupun unit indoor. Tentukan Lokasi Pasang AC, via rolisupiawan Untuk pemasangan disarankan cari lokasi yang dindingnya berbalikan dengan dinding luar ruangan, hal ini dimaksudkan agar pemasangan instalasi pipa AC tidak terlalu panjang. Hindari juga peletakan unit AC outdoor yang terkena sinar matahari langsung, karena panas yang berlebihan bisa mempengaruhi kinerja dari AC. Unit indoor AC umumnya membutuhkan space ruangan 15 cm di setiap sisinya, dan pemasangan disarankan dilakukan 2,15 m di atas permukaan tanah, usahakan juga pemasangan dekat dengan sumber listrik. Perhatikan juga kondisi dinding yang akan digunakan untuk memasang AC, usahakan dinding cukup kuat dan kokoh untuk menahan bobot dari AC. 2. Pasang penyangga AC Setelah menentukan lokasi yang cocok, pasang penyangga AC. Pemasangannya cukup mudah, anda hanya perlu tahan lempengan besi penyangga pada dinding yang akan dipasangani unit AC. Penyangga besi AC, via carapasangac Lalu gunakan waterpas untuk memastikan bingkai berbentuk kotak sempurna baik dari sisi horisontal maupun vertikal. Lalu bor ke dalam dinding pada bagian yang pas untuk memasang lempengan besi penyangga ke dinding. Setelah itu masukkan jangkar plastik pada lubang dan kencangkan lempengan penyangga besi dengan menggunakan sekrup. 3. Buat lubang dinding Selanjutnya adalah lubang untuk mengeluarkan pipa AC, pipa pembuangan dan kabel daya untuk unit outdoor. Buat lubang pada dinding, via juandayuda Perhatikan hal-hal seperti panjang pipa dan jarak unit AC outdoor. Setelah menemukan titik untuk pipa, gunakan bor dan lubangi dinding dengan diameter 7,5 cm. Usahakan lubang lebih rendah dari pemasangan unit indoor AC. Pemasangan yang melandai kebawah memiliki tujuan agar air pembuangan mengalir dengan baik. Setelah itu masukkan pinggiran pipa ke dalam lubang yang telah dibuat. 4. Pasang unit indoor AC Pasang unit indoor AC pada besi penyangga yang sebelumnya sudah terpasang. Unit indoor AC rumah, via mygiya Gunakan MCB sebagai sumber listrik unit AC indoor dan outdoor. 5. Pasang unit outdoor AC Untuk pemasangan unit outdoor AC hampir sama dengan pemasangan unit indoor AC. Unit outdoor AC, via youtube Hanya saja penyesuaian panjang pipa AC menjadi pertimbangan dalam pemasangan unit outdoor AC. Tentukan dan pasang penyangga untuk unit outdoor, dan jarak antara kedua penyangga harus sama dengan jarak antar baut pada kaki unit outdoor. Untuk pemasangan penyangga gunakan bor listrik dengan mata bor beton, hal ini dilakukan untuk meletakkan baut dinabol sehingga mudah menempelkan kedua breket atau penyangga. Gunakan kunci pas untuk mengencangkannya. 6. Hubungkan Pipa AC dan kabel indoor dan juga outdoor Pemasangan kabel indoor dan outdoor, via akhdanazian Gunakan kunci pas untuk menghubungkan pipa AC dari indoor ke outdoor, pemasangannya relatif mudah, anda hanya perlu pasang dan kencangkan saja. 7. Cek kembali pipa Sebelum dirapihkan ada baiknya cek kembali instalasi pipa, cek apakah terjadi kebocoran pada pipa yang telah terpasang tadi. Cek kembali instasi pipa, via akhdanazian Untuk melakukan pengecekkan anda bisa buka salah satu penutup katup bisa tekanan rendah maupun yang tekanan tinggi dengan kunci L agar freon bisa mengalir. Dengarkan apakah terdapat bunyi yang mengindikasikan kebocoran, pastikan dengan baik, apabila terjadi kebocoran anda bisa gunakan duct tape. Tetapi apabola tidak ada kebocoran maka buka kedua katup tekanan tinggi maupun rendah. 8. Rapihkan instalasi Gunakan duct tape untuk merapihkan seluruh instalasi pemipaan, fungsinya agar pemipaan tidak berantakan. Pastikan semuanya tidak ada yg kendor atau tidak terpasang dengan baik. Itu tadi merupakan langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk melakukan pemasangan AC. Jika anda memiliki budget lebih anda bisa gunakan jasa pemasangan AC, karena setiap kota pasti sekarang sudah ada jasa pemasangan AC, baik itu kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya pasti sudah ada. Itu tadi merupakan pembahasan mengenai cara pasang AC yang anda bisa gunakan. Cara di atas merupakan cara pemasangan AC split yang anda bisa gunakan di ruangan di rumah seperti ruangan keluarga maupun kamar.
AC sebagai benda elektronik memiliki fungsi penting dalam sebuah rumah, yakni untuk melancarkan sirkulasi udara. Memasang AC pun kini semakin mudah dengan adanya jasa teknisi. Akan tetapi, terkadang tidak semua daerah terdapat jasa teknisi AC yang mumpuni. Mau tidak mau Anda perlu memasangnya sendiri. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir. Berikut cara pasang AC yang baik dan benar untuk rumah Anda. Bagaimana Cara Memasang AC yang Benar? Berikut ini cara pemasangan AC yang dapat Anda ikuti di rumah 1. Siapkan Alat yang Diperlukan Sebagai langkah awalnya, Anda harus mempersiapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan. Apa Saja yang Diperlukan untuk Pemasangan AC? Beberapa alat dan bahan tersebut di antaranya ialah Duct tape atau isolasi, Tangga lipat, Bracket, dan Dinabol yang digunakan untuk memasang bracket. Tangga Alat lainnya untuk melebarkan panjang pipa AC atau flaring yaitu Pipa AC dan Pemotongnya Kabel untuk menyambungkan arus listrik Waterpass untuk mengukur Peralatan lain yang tak kalah pentingnya adalah kunci pas, kunci inggris, obeng, mata bor listrik, dan Palu untuk melubangi dinding. Baca juga Mengenal Macam-macam Obeng dan Fungsinya 2. Pilih Tempat Indoor Terbaik Untuk pemasangan AC indoor sebaiknya Anda perlu menentukannya agar dapat memasangnya dengan baik dan menghasilkan daya optimal. Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah sebaiknya jangan menghadap ke arah luar ruangan alias pasanglah unit indoor AC membelakangi pintu. Hal ini dilakukan agar udara sejuk yang dihasilkan oleh AC tidak cepat keluar, apalagi saat pintu terbuka. Sedangkan untuk sisi-sisinya, sisakan ruang setidaknya hingga 15 cm. Dinding pun juga harus kuat dan tingginya paling tidak sekitar meter dan janganlah terlalu dekat dengan sumber listrik, terutama yang bertegangan tinggi. 3. Pasang Bracket-nya Cara pasang AC selanjutnya adalah memasang bracket. Untuk itu, bukalah bracket secara hati-hati dari kardusnya. Caranya dengan menelungkupkan kardus tersebut agar lebih mudah. Lalu, pasanglah bracket tersebut pada lokasi tempat yang sudah dipilih. Pastikan bracket ini tidak miring ketika dipasang agar tidak mengganggu kinerja AC nantinya. Untuk membantu proses pemasangannya Anda bisa menggunakan waterpass. Baca juga Bagaimana Sebenarnya Cara Kerja AC? 4. Lubangi Dinding untuk Jalur Pipa Kini, bracket Anda sudah terpasang, maka setelah itu buatlah lubang pada tembok. Khususnya lubang untuk sisi bracket untuk menyambungkan pipa AC indoor dan outdoor. Di sini, Anda perlu menggunakan palu dan tatah serta melakukannya secara perlahan agar dinding atau tembok tidak jebol. Periksa kembali agar lubang tersebut pas untuk kabel dan pipa AC untuk pembuangan air. 5. Sambungkan Kabel Tahapan berikutnya dalam cara memasang AC adalah memasang kabel yang fungsinya mengalirkan arus listrik AC untuk indoor maupun outdoor. Untuk pemasangan kabel AC ini, bukalah bagian samping AC dengan obeng dan temukan panel sambungan kabel. Pastikan kabel negatif dan positif agar tidak tertukar. Sebab, bila kabel ini tertukar, maka dapat menyebabkan korsleting listrik dan berbahaya jika terjadi tegangan tinggi. Baca juga Merk Kabel Listrik Terbaik yang Sesuai dengan Standar SNI 6. Pasang Unit AC Indoor dan Outdoor Setelah semua pemasangan kabel siap dan sudah dilakukan, maka pasanglah instalasi AC indoor dan outdoor. Pertama, Anda perlu memasang AC indoor-nya dahulu pada bracket yang disiapkan. Pastikan instalasi pipa tersebut terpasang dengan baik pada lubang dinding. Anda bisa menggunakan duct tape agar memudahkan Anda memasukkan ke dalam lubang dinding. Setelah pipa masuk, barulah pasang AC indoor. Lalu, untuk pemasangan AC unit outdoor, ada baiknya Anda tidak meletakkannya terlalu jauh dari AC indoor. Untuk AC outdoor sendiri adalah bagian dari AC split yang berada di sisi luar ruangan. Komponen di dalam AC tersebut ada kompresor, fan, kondensor, serta komponen kelistrikan laiinya. Fungsi AC outdor yaitu untuk menukar dan membuang energi panas atau kalor. Oleh karena itu, saat Anda berada di dekat AC outdoor maka Anda akan merasakan hembusan udara yang terasa panas. 7. Lakukan Percobaan Cara memasang AC terakhir yang bisa Anda lakukan setelah semua bagian terpasang dengan baik adalah melakukan uji coba. Misalnya saja dengan mencoba kabel power atau dayanya. Cara memasang AC yang benar ini adalah menempel pada sisi AC. Setelah kabel power ini terpasang, hubungkan pada stop kontak dan hidupkan AC, apakah menyala dengan benar atau masih belum. Jika belum, Anda perlu melakukan pengecekan sekali lagi pada bagian-bagian yang terpasang. Kesimpulan Dengan berbagai cara-cara di atas, itulah tahapan yang harus Anda lakukan dalam pemasangan AC, dengan demikian Anda sudah bisa memasangkan pendingin ruangan dengan sendiri. Bagaimana, cukup mudah bukan cara pasang AC di rumah sendiri tanpa bantuan teknisi? Dapatkan juga informasi harga kabel listrik 1 roll dari Klopmart yang bisa berguna untuk Anda. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, ya! Sumber artikel
Berikut petikan pembicaraan kami AC DAIKIN dengan client via telepon di nomor 0361 8874586 beberapa waktu yang lalu….AC DAIKIN Selamat siang, dengan AC DAIKIN bisa dibantuClient Hallo,…..saya mau pesan 2 unit AC DAIKIN Inverter 2 PK plus sekalian pemasangan berapa biayanya…?AC DAIKIN Bisa Ibu, kalau boleh tahu berapa pipa yang diperlukan?Client 10 m untuk 1 unit,…AC DAIKIN Mohon ditunggu sebentar,…Client OK,….AC DAIKIN Terima kasih atas kesediaannya untuk menunggu,…beberapa menit kemudian…AC DAIKIN Halo Ibu, setelah kami hitung Harganya,… Ok,.. bisa diturunin nggak harganya?AC DAIKIN Bisa Ibu, kami berikan diskon untuk unit AC nya saja sebesar bla,bla,bla…Client Jadinya berapa?AC DAIKIN Hmmm,.. setelah kami hitung dan kami diskon unitnya, jumlahnya sekarang menjadi,..bla,bla,bla Jadi Ibu mendapat diskon sebanyak Rp. Ok, saya setuju. Kapan bisa dikirim dan dipasang?AC DAIKIN Sekarang juga bisa Ibu,..dst,…..Pertanyaan yang muncul sekarang adalah Bagaimana cara Pemasangan dan Instalasi Unit AC? Disini kami hanya memberi gambaran saja dan tidak menganjurkan Anda untuk memasang AC sendiri karena teknik ini hanya bisa dilakukan oleh teknisi AC yang profesional dan berpengalaman. Untuk Pemasangan dan Instalasi unit AC, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya1. Mengenai lokasi dan situasi tempat pemasanganTempat aliran udara indoor/outdoor harus bebas tidak ada hambatan untuk sirkulasi untuk pemeliharaan & service harus mudah dijangkau agar pada waktu maintenance lebih memasang unit rata dan kerataan bisa diukur menggunakan atau gangguan sirkulasi udara indoor/outdoor. Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk bagian sisi kiri dan belakang, minimal 30 cm sisi kanannya. Dan 70 cm untuk sisi depan unit outdoor. Untuk indoor jarak pemasangan diindor minimal 10cm sisi atas, kiri dan lain terhadap pembuangan udara. Untuk indoor tidak boleh berdekatan dengan sumber panas dan dengan pintu keluar oudoor tidak boleh ada benda apapun yang dapat menghalangi radiasi panas dari bisa dikurangi dengan menggunakan karet mounting yang biasanya sudah tersedia pada unitnya dan diupayakan untuk memasang ditempat yang dapat meminimalkan bunyi berisik dan getaran dan yang tidak mengganggu ketenangan setelah pemasangan harusnya mengikuti ketentuan estetika interior dan eksterior Jaringan kelistrikanUkuran kabel tata letak peng-kabel-an memakai ukuran kabel 1,5 mm, mm, 4 mm dan frekuensi, tegangan normal 220 V dan frequensinya 50 Hz atau 60Hz untuk daerah hubungan pengaman sistem grounding dan MCB grounding fungsinya untuk membuang kebocoran arus yang terjadi dan MCB Miniature Circuit Breaker fungsinya untuk pemutus arus diukur dengan saklar dan fuse/sikring dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga, dengan kwalitas yang drop atau turun naik saat starting, tegangan drop bisa dinaikkan dengan memakai listrik khusus untuk pemasangan unit dan Pengerjaan hubungan pemipaan indoor dan outdoor unitUkuran pipa diameter harus sesuai dengan standar unit ACcontoh untuk AC 1/5 sampai 1 PK memakai pipa 3/8″ dan 1/4″ untuk AC 1 1/5 dan 2 Pk memakai pipa 1/2″ dan 1/4″.Pekerjaan sistem isolasi heat insulation dengan menggunakan armaflek atau isolasi pembungkus saat unit di jalankan pada outdoor menggunakan karet freon tambah atau buang karena ada perubahan panjang pipa dichek dengan menggunakan manifold dan pengukur kebocoran gas dengan memakai leak detector atau busa oil trap harus dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor diatas dan indoor dibawah ataupun terhadap jalur pemasangan Pengerjaan sistem ducting jika diperlukanUkuran pipa diameterPekerjaan sistem isolasi heat insulationGetaran saat unit di jalankanSuara dari sitem ducting yang di buatPenampilan5. Pengerjaan sitem pembuangan air drainaseHubungan part/bagian sealing anti bocor.Pekerjaan sistem isolasi heat insulation.Pengaturan jarak ujung saluran drainage dengan tempat pembuangan akhir terutama saat musim hujan.Meyakinkan, lancarnya air keluar dari evaporator tuangkan segelas atau lebih air ke area evaporator.Pemasangan pipa drainase harus menghadap sistem pembuangan jika terkena air hujan atau tetesan air Hal-hal lainAkurasi proses air purging buang angin dengan memakai vaccum service valve dan pengecekan tekanan freon , suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/ tekanan tinggi 250-350 psi dan disesuaikan dengan pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit dan disesuaikan dengan tekanan pengoperasian AC yang baik dan benar bisa dibaca pada buku petunjuk temperature udara antara intake atau udara yang tersedot unit indoor dan discharge suhu atau yang keluar perbedaannya lebih dari 8 derajat electronicglobal
cara memasang instalasi listrik untuk ac